Loading

15 March 2014

Ini Teknik Baru Deteksi Kehidupan Asing di Antariksa

Pencarian kehidupan asing di luar Bumi terus dilakukan peneliti antariksa. Sejauh ini peneliti telah menjajaki kehidupan di Planet Mars dengan mengambil sampel tanah dan mendalami atmosfer planet Merah itu. 
Astronot-astronot yang bekerja di International Space Station
Di luar itu, kini peneliti juga mengembangkan teknik baru untuk membuktikan kehidupan asing lain di antariksa. Peneliti mendasarkan pada sejauh mana tekanan oksigen pada atmosfer yang menjaga air tidak terbang di antariksa. Nah, kini peneliti menemukan metode baru mendeteksi tekanan atmosfer di sekitar sebuah planet.

Melansir io9, Senin 10 Maret 2014, metode baru ini dikembangkan astronom Universitas Washington, Anit Misra dan koleganya. 

Dalam jurnal Astrobiology, tim ini menjelaskan metode baru itu tergantung pada sejauh mana deteksi dimer, senyawa kimia yang terdiri dari dua molekul yang identik dan terikat  bersama-sama. Peneliti memfokuskan kehadirannya pada dimer oksigen.

Tim itu beranggapan gas oksigen biasanya mengambil bentuk dari O2, sebuah dimer oksigen yang terdiri dari empat atom oksigen dan secara kimia ditulis dengan O2-O2.

Secara ringkas teknik deteksi dimer dapat diambil saat planet melintas di depan bintang, cahaya bersinar melalui atmosfer planet dan berlanjut melalui antariksa sampai mencapai manusia. 

"Dimer pada atmosfer menyerap cahaya seperti filter warna pada lensa kamera, menciptakan anomali yang terdeteksi setelah tekanan dari planet setidaknya 0,25 bar," kata Angus Chen dalam jurnal Science.

Ukuran itu merupakan parameter yang cukup untuk menekan cairan air. 

Tunggu Teleskop

Tim peneliti itu menjelaskan sinyal dimer yang terdeteksi  
hanya muncul jika atmosfer memiliki tekanan oksigen yang baik. Dan satu-satunya cara untuk mengetahui tekanan oksigen di atmosfer yaitu pada proses fotosintesis, yang memproduksi oksigen. 

Dengan demikian, jika astronom pernah mengamati planet dengan sinyal dimer oksigen yang kuat, itu akan menguatkan kemungkinan sebuah planet yang dimaksud bisa menjadi tempat habitat kehidupan asing.
Namun demikian sejauh ini belum ada planet yang memiliki karakteristik analisa O2-O2 di atas. Peneliti mengakui butuh waktu untuk bisa membuktikan teori itu.
Tapi hal itu bukan tidak mungkin, sebab hanya tinggal menunggu penerus teleskop Hubble NASA, teleskop James Webb Space, yang dijadwalkan akan meluncur pada Oktober 2018. Peralatan in diharapkan bisa mendeteksi dan mampu membuktikan metode ini.

No comments:

Post a Comment