Loading

16 December 2013

Dihantam Badai Graduate, Apakah JKT48 bakal Runtuh?

barat makan sarimi, nggak cukup satu, tapi duaaaaaaaaaaa……… Yang dua dan mendua emang lebih asik. #AHAY! Malem ini berasa kena badai taifun haiyan di Teater JKT48. Nggak cukup 1 member yang graduate, tapi langsung dua. Sonya Pandarmawan alias Panda, dan Diatsa Priswarini. Hm… kalo abis satu, dua, apakah beberapa saat lagi bakal ada graduate massal? Hm….wallahu a’lam. Hanya Allah yang Maha Tahu Segalanya.

Eits, kalo satu member graduate, berarti bisa dipacarin. Kalo dua member sekaligus? Langsung dipoligami dong? #Becanda. Wotanya Sonya sama Diasta jangan nganggep serius ya…



Oke, sekarang giliran gue yang serius. Jadi, entah kenapa belakangan ini kok berasa ada ‘miniatur’ graduate massal di dunia Idoling JKT48 ya? Hm…apakah ini pertanda? Pertanda bahwa gue bakal punya pacar? Atau pertanda bahwa gue bakal balikan sama anak pak haji? #Doh

Ngomongin soal Sonya, dia salah satu member yang berkarakter. Ya, seenggaknya dia punya hal pembeda dengan member lainnya. Sampai dia dapet julukan ‘panda’ walau dia terlalu cantik buat dimiripin sama Panda dari China. Eniwei, mungkin karena udah ada background dari dunia entertaiment sebelum dia masuk JKT48, Sonya bisa lebih mudah beradaptasi dengan karakter dunia hiburan ketika dia sudah masuk menjadi member JKT48.

Kalo ngomongin Diasta, hm….sejak awal, terus terang gue kurang mendalami. Tapi dari obrolan temen-temen gue, emang sebenernya diasta merupakan member yang underrated. Tapi ada satu hal yang gue salut. Diasta punya fans yang ngoshiin dia, walau mungkin nggak sebanyak melody atau nabilah, mereka cukup sporadis dan loyal. Sangat berkebalikan sama member yang populer, banyak fans dari member yang populer sangat rentan akan oshihen. Sementara fans diasta, mereka sangat loyal.

Then?

Gue sih penasaran. Apakah bakal ada gelombang badai graduate selanjutnya di JKT48? Dan apakah JKT48 bakal runtuh kena badai graduate? Atau….mereka bisa bertahan kayak sister grup mereka, AKB48 yang walaupun ditinggal sama yang katanya icon mereka, Atsuko Maeda. Let’s see…




sumber: kaskus

No comments:

Post a Comment