Loading

17 December 2013

Cara Upgrade Performa Honda Beat Biar Kencang

Halo sobat maniak otomotif, setelah lama amin tidak update sesuatu yang baru kali ini admin akan sedikit berbagi dengan teman-teman, simak terus ya kawand!!



Bagi anda pemilik Motor skutik Honda Beat tentu saja sudah merasakan kenyamanan mengendarai sepeda motor tersebut. Honda Beat memang dirancang khusus untuk akselerasi mantap di rpm bawah hingga menengah. Cocok untuk penggunaan sehari-hari yang stop & go, atau demi menaklukkan lalu-lintas yang macet. Akan Tetapi ada juga berbagai keluhan dari pengguna Honda Beat tersebut mengenai tenaganya yang loyo saat menemui jalanan yang lurus dan membutuhkan rpm tinggi. Oleh karena dalam kesempatan kali ini admin akan mencoba berbagi informasi untuk anda mengenai cara untuk mengatasi problem tersebut..

Buat anda yang ingin melakukan upgrade performa Honda Beat kesayangan, caranya tidaklah terlalu sulit dan berikut ini beberapa komponen yang akan mengalami perubahan agar mendapatkan hasil yang terbaik.

1. Silinder Blok dan Piston
Isi silinder dibesarkan namun tak ekstrem, karena awet dan hemat jadi poin penting. Cukup pakai piston Jupiter Z oversize 100. Diameternya berarti 52 mm, jika dihitung kini volumenya jadi 116,7 cc.

Pemasangan tetap menggunakan boring bawaan motor. Cukup dikorter, masih aman, kok. Sedang bibir piston dibubut 0,5 mm agar tak membentur kepala silinder, serta membentuk dome. Tak lupa coakan diperdalam agar tak membentur klep.

2. Kepala Silinder
Cylinder head tak banyak mengalami ubahan, Hanya di-polish saja untuk menghilangkan kulit jeruk yang menghambat aliran bahan bakar dan udara. Efeknya tentu saja gas speed makin cepat.

Paduannya payung klep bawaan motor sedikit disentuh. Bibirnya dibubut agar tipis dan rata dengan seating klep. Efeknya aliran makin lancar, dan saat pembakaran lebih tuntas karena tak ada yang terhalang.

3. Kem
Sebagai pengatur buka-tutup klep, kem atau noken as wajib dioprek biar pasokan bahan bakar dan pembuangan makin banyak. Pantat kem dibubut 0,5 mm.

4. Karburator
Mengimbangi makin besarnya volume silinder, yang berdampak makin besar sedotan, spuyer dinaikkan. Namun ternyata yang minta naik pilot jet. Naik satu step jadi 38.

5. Knalpot
Memaksimalkan penghimpunan tenaga, saluran pembuangan diperlancar. Caranya dengan membobok silencer, semua sekat dibuang lalu diganti pipa bulat pada setengah silencer, sisanya model berlubang dilengkapi glasswool.
Leher knalpot tetap standarnya. Karena klep standar, kalau dibesarkan bawahnya malah drop.

6. CVT
Penerus daya juga sedikit dimodif, tentu agar penyaluran tenaga lebih merata dari bawah sampai atas. Pertama roller diperingan jadi 8 gr, lalu per CVT ganti dengan spek 1.500 rpm.


No comments:

Post a Comment