Loading

27 December 2013

Ternyata Foto Makanan Lebih Memuakkan daripada Selfie

Jika ditanya jenis foto apa yang paling sering dibagikan pengguna di jejaring sosial? Jawabannya ada dua. Yang pertama adalah foto makanan dan yang kedua adalah foto selfie (foto narsis).
http://pengusahakuliner.blogdetik.com/files/2013/11/694f64f1582a6a59d01f01f23dda2984_makanan.jpg
Nah, meski kedua jenis foto itu kerap, atau bahkan hampir selalu bergentayangan di jejaring sosial tiap harinya, namun tak semua orang menggemarinya. Bahkan tak sedikit yang bersikap skeptis dan membenci kedua jenis foto tersebut. Malah saking bencinya, sebagian orang akan bertindak tegas dan meng-unfollow akun yang kerap berbagi kedua jenis foto itu.

Secara logika tentunya banyak di antara kita yang menganggap jenis foto selfie terasa lebih menyebalkan dibandingkan foto makanan karena menonjolkan sifat narsis penggunanya. Namun hal ini ternyata tidak berlaku di Swedia.


Menurut yang dilansir laman The Local, Jumat (27/12/2013), sebuah hasil survei yang dilakukan Nokia menyebutkan bahwa sebagian besar masyarakat Swedia ternyata lebih toleran dengan jenis foto selfie dibandingkan dengan foto makanan.
`Foto Makanan Lebih Menyebalkan Dibanding Selfie`
Bahkan, sekitar 50% pengguna media sosial di Swedia sangat membenci foto makanan yang dibagikan via media sosial. Dan anehnya, 70% pengguna media sosial di Swedia justru tak keberatan dengan foto narsis.
Tidak ada alasan yang pasti memang, namun para pengguna media sosial kalangan remaja di Swedia beranggapan bahwa berbagi foto makanan adalah hal yang tak perlu dilakukan. Mereka juga menilai memfoto makanan lebih terkesan pamer dibanding foto narsis. Bagaimana menurut Anda?

No comments:

Post a Comment