Loading

08 January 2014

Jangan Lupa Nikmati Mendoan Saat ke Purwokerto

Mendoan, mungkin bagi sebagian pecinta kuliner, kata ini pasti tak asing lagi. Kata mendoan sendiri berasal dari bahasa Banyumasan. Makanan khas Purwokerto ini merupakan makanan jenis gorengan yang terbuat dari tempe. Mendoan Purwokerto berbeda dengan mendoan dari beberapa kota di wilayah Jawa Tengah yang cenderung chrispy dan kering. Mendoan di Purwokerto tidak digoreng secara chrispy tetapi 'mendo', sebutan bagi orang Purwokerto untuk makanan yang setengah matang.
Jangan Lupa Nikmati Mendoan Saat ke Purwokerto
Tempe mendoan berbeda dari tempe yang dijual di pasar pada umumnya. Tempe ini bentuknya tipis, persegi panjang dan sebesar telapak tangan orang dewasa. Tempe bahan dasar untuk membuat mendoan sendiri diproduksi dengan cara tradisional. Mendoan juga mempunyai banyak kandungan gizi yang berguna bagi tubuh kita yaitu protein, karbohidrat dan kalsium.

Cara mengolah mendoan sangat mudah, Anda cukup menyediakan tempe mendoan lalu dimasukkan di dalam adonan tepung bersama daun bawang dan bumbu. Lalu goreng di minyak yang panas sampai mendo atau setengah matang . Di sinilah letak keunikan mendoan, meski digoreng sebentar saja, namun rasa mendoan tetaplah nikmat dan membuat kita ketagihan.
Mendoan bisa menjadi lauk bisa juga sebagai makanan ringan atau cemilan. Biasanya mendoan disajikan dengan cabai rawit dan sambal kecap. Mendoan nikmat disantap selagi panas apalagi ditemani dengan secangkir teh atau kopi.
Salah satu mendoan yang terkenal di Purwokerto berada di Jalan Sawangan. Harga mendoan di sini sangat terjangkau yaitu satu potong mendoan seharga Rp. 1.500. Di sini juga dijual bahan-bahan mentah untuk membuat mendoan. Biasanya dijual secara paket yang berisi sepuluh potong tempe mendoan, satu bungkus tepung bumbu mendoan dan satu botol sambal kecap.

No comments:

Post a Comment