Loading

08 January 2014

Tahun 2014, tahun Politik dan tahunnya Smartphone Android

PT. Aries Indo Global selaku pemegang merek EverCoss makin merajai penjualan ponsel di Indonesia. Untuk kelas lokal, EverCoss mengklaim menjadi nomor satu di Indonesia. Namun untuk kelas global di Indonesia, produk yang dahulunya bermerek Cross menjadi nomor dua setelah Samsung yang heboh dengan produk andalannya Galaxy.
 Smartphone android terbaik
Janto Djojo menjabat Chief Marketing Officer EverCoss mengatakan untuk tahun 2014 akan berlangsung perhelatan akbar yakni pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden di Indonesia dan pertandingan sepakbola dunia yang berlangsung di Brasil. Semua media dan aktifitas orang Indonesia akan tertuju di kedua bidang tersebut baik berita politik maupun berita olahraga.


“Di Indonesia tahun 2014 penuh gejolak politik dan demam olahraga bola. Mereka yang terlibat langsung maupun tidak langsung akan membutuhkan alat komunikasi yang canggih yakni handphone bahkan handphone yang ada fitur tv nya.  Tahun 2014 EverCoss akan meluncurkan produk baru seri A7T berupa smartphone, bisa BBM, android dengan harga murah yakni Rp 700 ribu,” ujar Janto, di Bandung, Jumat (20/12/2013).

Untuk acara akbar pemilihan presiden dan wakil presiden, Janto menilai hal itu sebagai peluang emas karena diprediksi menurut berbagai pengamat akan ada uang beredar sekitar 80 trilliun. “Dari jumlah tersebut, masa  sekian persennya tidak ada yang mau belanja smartphone?” tanya Janto.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia, kata Janto, masih terbilang cukup bagus di kawasan Asia Pasifik. Pertumbuhannya diprediksi sekitar 5-6 %, kemudian ada kenaikan UMR 10%. Ketika ada kenaikan UMR, maka kalangan masyarakat kebanyakan akan lebih tercukupi tarap hidupnya. “Secara otomatis kebutuhan lainnya, seperti telekomunikasi menjadi bagian yang bisa dinikmati oleh para pekerja,” ungkap Janto.
Kendati demikian memang ada tantangan yang harus ditaklukan, di antaranya dollar  diprediksi masih bertengger di kisaran Rp.11.000 – Rp.12.000. Kemudian tingkat inflasi diprediksi mencapai 8.5 –  9 persen dan BI rate mencapai 7,5 persen dan PPH import naik 2,5 persen. Kondisi ini menjadi tantangan agar pihaknya bisa eksis dan menciptakan produk berkualitas namun  terjangkau.
“Hal ini sesuai dengan misi kami untuk selalu mengerti dan menangkap keinginan pasar. Pasar menginginkan produk berkualitas namun harga bersahabat,” kata Janto.

Namun dibalik itu semua, ada hal yang menggembirakan, demam smartphone dengan harga terjangkau sudah mewabah tidak hanya di kota besar. “Sekarang  demam smartphone sudah masuk ke kota kecamatan. Ini dampak layanan BBM yang bisa dinikmati di ponsel Android,”  ungkap Janto.
Lebih lanjut Janto mengatakan jika kita pergi ke daerah yang dicari konsumen adalah mereka mencari ponsel yang bisa BBM. Sementara, produk smartphone Android dengan harga terjangkau pasokannya sangat terbatas. Sementara permintaan pasar sangat tinggi.

Kondisi di daerah, sekarang ini, 60%  sudah menggunakan Android. Jadi pasar sudah bergeser dan bergerak lebih cepat. “Bisa dikatakan tahun 2014  selain tahun politik juga sebagai tahunnya smartphone Android karena smartphone Android sudah menjadi kebutuhan masyarakat perkotaan sekarang ini,” tutur  Janto.

No comments:

Post a Comment